Siapa yang menyuruhmu memakai hijab (jilbab)?

Rabu, 25 Agustus 2010

Kepada Ukhti Al-Muslimah
Siapa yang menyuruhmu memakai hijab (jilbab)?
Ukhti!! Pernakah anda menduga. Bahwa mereka, wanita muslimah, sadar, mengapa mereka berjilbab? Sesungguhnya realita menunjukan bahwa mereka mewarisi orangtua mereka dan sebagai bakti kepada keduanya yang menyuruhnya. Oleh karena itu sebagai warisan dan adat istiadat suci, maka harus dijaga dan dilestarikan.
Pernakah ia bertanya, mengapa ia memakai jilbab? Siapa yang memerintahkannya? Bukankah itu perinta Allah?
ياايهاالنبي قل لازواجك وبناتك ونساءالمومنين يدنين عليهن جلابيبهن ذلك ادنى ان يعرفن فلايودين وكان الله غفورحيما
Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S.33:59)
Tidakkah ia mengetahui bahwa ia menaati Penciptanya, yang memberi rizki, yang menciptakan langit dan bumi dan mengetahui mana yang sesuai dengan makhluk-Nya.
Allah SWT berfirman:
لله مافي السماوات ومافي الارض
“Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi”. (Q.S.2:284)
Ukhti Al-Muslimah!! Tidakkah anda membaca firman Allah SWT:
وقل للمومنات يغضضن من ابصارهن ويحفظن فروجهن ولايبدين زيتهن الاماظهرمنهاوليظربن بخمرهن علي جيونهن
Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya”. (Q.S.24:31)
Yaitu tidak menampakan sedikitpun perhiasan kepada orang-orang asing (bukan Mahramnya), kecuali sesuatu yang tidak mungkin disembunyikan berupa pakaian yang tidak mencolok, dan hendaklah mengulurkan penutup kepalanya (hijab) sampai ke dadanya hingga tertutup.
يرحم الله النساءالمهاجرات الاول لماانزل الله { وليضربن بخمرهن على جيوبهن } شققن مروطهن فاختمرن بها
“Semoga Allah merahmati wanita-wanita pertama yang berhijrah (muhajirat), yaitu ketika Allah menurunkan firman-Nya: "Hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka" Mereka langsung merobek pakaian mereka untuk dijadikan jilbab" [H.R. Bukhari]
Ukhti Al-Muslimah!! Janganlah berkata: “kita bukan mereka, bagimana mungkin kita bisa mencapai apa yang mereka capai?”
“Contohlah mereka walaupun tidak sama persis – Sesungguhnya mencontoh orang yang mulia itu adalah keberuntungan” begitulah Penyair berkata.
Ukhti Al-Muslimah!! Tidakkah anda membaca firman Alah tentang istri nabi saw?
واذاسالتموهن متاعافاسالوهن من وراءحجاب ذلكم اطهرلقلوبكم وقلوبهن
“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri- isteri Nabi), Maka mintalah dari belakang tabir. cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka”. (Q.S.33:53)
Lebih cuci bagi siapakah ukhti? Lebih suci bagi istri-istri nabi (Ummahatul Mu’minin). Lebih suci bagi hati para sahabat nabi, umat yang terbaik setelah nabi saw.
Bagaimana dengan hati kita pada masa sekarang? Apakah Dzat yang menciptakanmu, yang mengetahui cara yang terbaik untuk mensucikan hati, sama dengan orang yang tidak mengetahui itu?
Ibnu abbas berkata: “Allah Swt memerintahkan istri-istri orang-orang yang beriman hal tersebut diatas, agar mereka dikenal dengan tertutup rapi, bersih dan suci. Dan dengan demikian ia tidak akan diganggu oleh orang-orang jahat”.
Coba anda perhatikan: “Siapa yang lebih sering digoda dan diganggu lelaki di jalan? Tentu mereka yang suka bersolek ala jahiliyah (jahiliah modern)”.
Perhatikan Firaman Allah SWT:
والقواعدمن النساءاللاتي لايرجون نكاحافليس عليهن ح ان يضعن ثيابهن غيرمتبرجات بزينةوان يستعففن خيرلهن والله سميع عليم
Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), Tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) Menampakkan perhiasan, dan Berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. dan Allah Maha mendengar lagi Maha Bijaksana. (Q.S.24:60)
Allah SWT menggambarkan bahwa berjilbabnya orangtua yang tidak ingin menikah lagi serta tidak menampakan perhiasan itu lebih utama,wlaupun diperbolehkan bagi mereka untuk membuka wajah dan tangan dengan syarat berlaku sopan santun (secara islami).
Al-Quran telah mewajibkan wanita muslimah untuk berjilbab (hijab) dan mengharamkan bersolek ala jahiliah (Tabarruj).
Ukhti Al-Muslimah!! Dengarlah kata ibunda kalian, Ummul Mu’minin, ketika bertanya kepada nabi saw:
سالت النبي * كيف يصنع النساءبذيولهن ( اسفل الثياب )؟ قال: يرخينه شبرا، قالت: اذاتنكشف اقدامهن؟ قال: يرخينه دراعاولايزدن عليه
“Apa yang harus di lakukan oleh wanta dengan bawahan baju mereka?” nabi menjawab: “Katakanlah ia satu turunkan jengkal (dari lutut)” Ummul Mu’minin berkata: “Kalau begitu akan tersingkab kaki kami, wahai rasul” nabi bersabsa: “Turunkan satu hasta san jangan dilebihkan”. [H.R. Bukhari dan Muslim]
Subhanallah!! Ummul Mu’minin meminta agar diperpanjang bajunya, sedangkan wanita jaman sekarang justru meminta diperpendek (dengan mengangkatnya ke lutut atau ke atasnya) dan mereka tidak peduli dan bermasabodoh.
“Nabi dan kitab suci kita melarang telanjang, tidak menutup aurat, maka tanyakan kepada hadits dan ayat suci Al-Qur’an Al-Karim”.
Adapun hijab artinya adalah menutup badan dan sebagai ciri dari sejumlah peraturan sosial yang berhubungan dengan keadaan wanta dalam undang-undang Islam, yang menjaga kehormatan, kemuliaan dan keluhuran wanirta. Pakaian yang memelihara masyarakat dari fitnah, dan dalam ruang linkup yang ketat sebagai sarana bagi wanita untuk membentuk generasi Islam, merajut masa depan umat, yang pada gilirannya ikut berperan dalam perjuangan Islam dan menegakkannya di atas muka bumi ini.
Ukhti Al-Muslimah!! Untukmu yang masi dibalut keraguan untuk memekai jilbab. Untukmu untaian ayat ilahi ini:
وماكان لمومن ولامومنةإذاقضى الله ورسوله أن يكون لهم الخيرةمن أمرهم ومن يعص الله ورسوله فقدضل صكالامبينا
“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata”. (Q.S.33:36)
Buatmu yang selalu berkata: “Bila saya memakai jilbab di negri kafir, maka saya akan menjadi bahan perhatian, maka bila saya lepas jilbabku, maka akupun akan seperti merka dan tidak ada yang memperhatikanku”.
Wahai Ukhti uyang cerdik dan pandai: “Sesungguhnya melawan arus kejahatan, konsisten, komitmen dan konsekwen dalam kebenaran terutama di nergri kafir adalah iman yang diseruhkan Allah AWT, tidak boleh seorangpun melekukan ijtihad, menentukan hukum berdasarkan akal, dengan adanya nashtekstual berupa AL-Quran dan Sunnah Rasul saw”.
Ukhti Al-Muslimah!! Anda seharusnya memperhatikan busanamu, melakukan amal dan wajib memiliki keperibadian Islam sebagaimana apa yang anda baca, dengar dan lihat.
“Wahai yang selalu mengurusi tubuhnya, berapa banyak usaha yang telah anda lakukan. Apakah anda mencari keuntungan dari sesuatu yang jelas rugi. Perhatikan jiwamu, sempurnakan keutamaannya, karena anda disebut manusia dengan jiwa bukan karena jasadmu” begitu para penyair berkata.
Ukhti Al-Muslimah!! Jadikanlah Khodijah sebagai teladan dan panutanmu dalam hal pengorbanan jiwa dan harta, jadikanlah Aisyah sebagai teladan dan panutanmu dalam hal pemahaman terhadap agama. Dan keluarga Yasir dalam hal kesabaran dan berpegang teguh pada agama Allah.
“Ibu adalah sekolah, bila anda persiapkan, maka anda telah mempersiapkan generasi yang harum namanya. Ibu adalah taman, bila disiram, maka ia akan berdaun rindang. Ibu adalah guru yang utama, pengaruhnya sangat besar dan berbobot sepanjang masa” begitu penyair berkata.
Ukhti Al-Muslimah!! Andai mereka melihat bentuk tubuhmu yang tidak menarik atau ketika usiamu telah senja dan tua renta, apakah mereka akan memajang fotomu didampul majalah, buku dan semacamnya walupun anda seorang ilmuan? Apakah mereka akan memintamu mekerja sebagai pramugari di salah satu pesawat dengan dalil sebagai pelayan khusus wanita?
Mereka hanya ingin menikmati kecantikan wajah dan merdu suaramu. Bila semua hilang darimu, maka merekapun pasti meninggalkanmu seakan akan kamu adalah produk kadaluarsa (habis manis sepah dibuang).

Ramalah Rasulullah saw ini talah terbukti. Sungguh beliau telah memberikan gambaran yang tapat seperti yang kita rasakansekarang.
1. Berpakaian tetapi telanjang; mereka memakai pakaian yang tipis dan bikini (pakaian mini), sehingga kelihatan lekuk tubuhnya. Wanita ini berpakaian tapi hakekatnya telanjang.
2. Maailat; berpaling dari ketaatan Allah dan apa yang wajib dimiliki seperti perasaan malu, menutup aurat dan memakai jilbab, mereka berjalan sambil berlenggal lenggok.
3. Mumiilat; memalingkan wanita lian, dengan mengajarkan kepada mereka bersolek, berdandan secara seronok dan membuka aurat dengan berbagai macam cara. Mereka juga memalingkan kaum lelaki dengan rayuan manis beracun.
4. Pundak mereka bagai punuk unta; menyanggul rambutnya ke atas seperti punuk unta yang miring.

Syarat-syarat hijab syar’ie:
1. Hijab/jilbab hendaknya menutup seluruh badan.
يدنين عليهن جلابيبهن
"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". (Q.S.33:59)
2. Hijab itu hendaknya tebal, tidak tipis dan transparan, karena yang dimaksud hijab adalah menutup, bila tidak menutup tidak dinamakan hijab, karena tidak menghalingi penglihatan dan pandangan mata.
3. Hijab itu hendaknya bukan perhiasan atau yang mencolok mata, berwarna warni dan menarik perhatian.
ولايبدين زيتهن الاماظهرمنها
“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya”. (Q.S. 24:31)
4. Hijab itu hendaknya lebar, longgar, tidak sempit ketat dan tidak menampakan lekuk tubuh dan aurat sehingga menimbulkan fitnah.
5. Hijab itu hendaknya tidak memakai minyak wangi yang berlebihan.
6. Hijab itu hendaknya tidak menyerupai pakaian laki-laki.

Semoga Allah SWT menjagamu dari setiap kejahatan dan menganugrakan kepada kita semua Khusnul Khatimah.
Segala puji bagi Allah pada awal dan akhir, serta sholawat dan berkah atas nabi kita Muhamad saw, keluarganya dan para sahabatnya hingga akhir zaman nanti.
Rangkuman dari sebuah mini buku yang berjudul Kepada Ukhti Al-Muslimah (siapa yang menyuruhmu berjilbab?) DAR AL-GASEM. Selengkapnya...

Jalan Masa Depanku

Selasa, 03 Agustus 2010

Waktu berjalan seakan-akan memaksaku.
Kemana harus ku langkahkan kaki ini.
Bak sepercik api di tengah samudra.
Aku bimbang aku takut akan semua ini.

.Ku tahu segala kemungkinan itu ada.
Genggaman cita-cita takkan ku lepas.
Meski tak ada pemandu jalan gelapku.
Tuhan engkaulah yang mampu terangiku.

Ku rasakan takut mendalam akan impianku.
Namun ku harus melangkah, tapi kemama, kemanah.
Ya tuhan, tunjukan jalan kehidupanku.
Agar ku dapat hidup dengan bahagia.

Apapun yang engkau tunjukan ku patuhi.
Demi masa depan berslimut senyuman.
Ku rela di masa ini ku susah sedih.
Asalkan di masa nanti bahagia ku raih
Selengkapnya...

"Perjuangan raih keabadian"

Senin, 02 Agustus 2010

Ingin daku jaga bara cinta dihati
Diatas desah hujan yang abadi
Takkan daku biarkan ia berasap
Meredup dan mati menjadi arang
Tiada nan menggeleng mungkin
Andai kata daku tak sanggup
Takkan musyrik daku percaya
Arang kan pulang menjadi bara

Dikala itu cinta menterjemah keabadian
Kini daku bertumpu diujung senyuman
Selangkah pun daku takkan beranjak
Kepalan ini kan terkantong selalu dihati
30.07.10
Selengkapnya...

Cinta yang hancurkan persahabatan

Rabu, 07 April 2010

Mungkin pernah dengarkan pepatah bilang cinta berawal dari teman, persahabatan dan menjadi pacar. Tapi tidak bagiku, cinta dalam persahabatan itu akan menghancurkan persahabatan itu sendiri.

Berawal dari aku, kita bersahabat 7 orang dari SD malah, yaitu 3 orang cewe' termasuk aku dan 4 orang cowo. Yang tak perlu kusebutin nama aslinya satu persatu. Meskipun kita pernah membuat 1 perjanjian "kita boleh punya pacar tapi tidak dari teman kita"
Mungkin perasaan itu tumbuh dari sifat, sikap, dan perhatian seseorang yang berlebihan hingga kita merasa nyaman bila didekatnya.
Kita jalani persahabatan itu dengan penuh suka tawa, kita sudag menjadi sebuah keluarga yang tak bisa dipisahkan.
Tapi itu tidak lama, sampai (sebut saja Hilman) dia bilang dia suka sama aku, aku seperti melayang dia bilang cinta itu. Karena tak ku pungkiri aku juga sudah lama menyimpan rasa padanya. Tapi tidak bagi temanku (sebut saja yuli) dia terang-terangan bilang kalau dia suka pada Hilman. Aku mencintainya, tapi aku tidak mau merusak persahabatan yang sudah kita jalin dari kecil, tapi aku benar-benar suka sama dia. Tapi aku sadar, aku gak bisa melakukan itu.
Karna banyak yang terjadi permasalahan gara-gara hati, akhirnya kita memutuskan untuk menghapus janji-janji itu. Tapi, itu semua tidak menyelesaikan masalah, malah.... Bikin masalah menjadi runyam. Seperti Hilman suka sama aku, yuli suka sama Hilman, andri suka sama yuli dan sofyan yang berkelahi dengan hilman hanya karna aku. Dan temen ceweku yang satunya itu, dia selalu bisa konsisten dengan janji yang dibuatnya. Dia lebih memilih pacaran dengan teman sepupuhnya dari pada sama sahabatnya. Meskipun yang aku tau dia juga suka sama salah satu temen kita, tapi dia tidak mikirin itu.
Akhirnya aku putuskan pergi dari genk itu. Meski aku merasa mereka yang aku punya.
Suatu hari Hilman datang padaku dan mengungkapkan perasaannya padaku, tapi aku bingung aku gak segera menjawabnya. Waktu itu dia hendak pergi ke jakarta dan aku bilang aku akan menjawabnya bila dia pulang kembali.
Tapi sebulan kemudian aku mendengar dia kecelakaan motor dan meninggal.
Aku merasa menyesal sekali. Tapi tidak ada gunanya aku menangispun. Saat itu juga kita tinggal ber-6, kita putusin untuk lebih baik jalan sendiri-sendiri agar tidak ada yang terluka. Aku sedih.... Karna sudah 10 tahun kita bersama tapi akhirnya terpisah.
Itu kisahku, cinta bisa menghancurkan persahabatan. Tapi bila kamu benar-benar sayang dia, lindungi dia, buat dia selalu tersenyum, jangan pernah mengizinkan air mata dia untuk menetes.

Cerita ini ditulis oleh sahabat baik Desire peace, dan merupakan cerita nyata yang terjadi padanya.
Selengkapnya...

Cinta berawal (pertemanan dan kebohongan)

Mungkin awalnya kita berteman, sampai kita jadian. Mungkin awalnya aku bohongi kamu karna bilang sudah sendiri lagi. Tapi kenapa kamu masih mau menerimaku, setelah aku bohongi kamu dan menduakan cintamu. Mungkin awalnya aku tidak ada sedikitpun cinta untukmu, hingga aku mempermainkanmu dan menjadikanmu alat agar aku bisa putus dengan pacarku.

Tapi entah kenapa kamu masih mau jadi pacarku. Meski aku tau awalnya kamu juga 3in aku sama mantan-mantan kamu. Aku kecewa tapi aku juga yang mulai dengan bohongi kamu.
Kamu sering berjanji untuk tidak meninggalkanku. Tapi aku sering berfikir kenapa musti aku yang kamu pilih, padahal mantan-mantanmu lebih dari aku. Kamu memang Over protektif tapi itu yang aku suka darimu.
Tapi mengapa kamu selalu membicarakan mantanmu dengan temanmu, aku tau, aku cuma pacar kamu yang tak pantas untuk mengatur hidupmu. Sampai aku tahu ternyata mantan-mantanmu tetanggamu. Itu yang lebih bikin aku sakit hati lagi. Aku selalu merasa kamu masih suka sama mantan kamu, tapi kenapa kamu gak mau jujur sama aku.
Sampai hari ini ada yang mz sama aku, untuk ninggalin kamu. Apa itu balasan untukku memiliki kamu.
Aku bingung.... Aku marah.... Aku kesel... Aku juga sedih, tiap malam aku menangis memikirkan hal itu, sampai aku jatuh sakit dan tak tahu harus apa lagi. Tapi aku akui aku bener-bener sanyang padamu. Tapi aku juga gak tahu hatiku sedang gak karuan mikirin itu.

Cerita ini ditulis oleh sahabat baik Desire peace, dan merupakan cerita nyata yang terjadi padanya.
Selengkapnya...